CEMARABET | Dalam Situasi Ketidakjelasan, Persita Tangerang Kembali Ditinggal Pemain Asing

CEMARABET.NET – Persita kembali kehilangan pemain asing mereka di sektor sentral setelah turnamen Liga 1 kembali mengalami penundaan.

BANDAR JUDIPersita Tangerang harus mengikhlaskan perginya gelandang asing mereka untuk kali kedua. Setelah pada September lalu ditinggal Mateo Bustos yang pulang ke Argentina, kali ini giliran Eldar Hasanović.

POKER IDN – Pemain berpaspor Bosnia-Herzegovina itu memutuskan untuk pergi dari Pendekar Cisadane karena kompetisi yang dinilai serba tak jelas. Sebagaimana diketahui, Indonesia gagal melanjutkan liga tahun ini.

IDN POKER – Pihak manajemen dari Persita mengerti keputusan Eldar dan tetap menjaga hubungan baik dengan pemain kelahiran 1990 tersebut. Sejak 2 November kemarin, Eldar sudah resmi untuk berpisah dengan Persita.

DOMINOQQ – “Ini sudah jadi kesepakatan kami dari manajemen Persita dan Eldar sebagai pemain. Dari pihak Eldar merasa tidak bisa meneruskan kerja sama dengan kondisi kelanjutan kompetisi yang serba belum jelas,” ucap manajer Persita, I Nyoman Suryanthara.

SLOT ONLINE – “Karena itu kami berdiskusi dan mengambil jalan tengah dan akhirnya sepakat untuk mengakhiri kerja sama,” sambung Nyoman menambahkan.

TANGKAS – Bagi Eldar tahun ini merupakan musim pertamanya berkarir di Indonesia, dan Persita semestinya menikmati musim perdana mereka tampil di Liga 1 dengan status sebagai tim promosi berkat menjadi runner-up Liga 2.

Dengan perginya Eldar serta Bustos, kini Persita tinggal memiliki dua pemain impor tanpa ada pemain asing di formasi tengah. Mereka adalah Tamirlan Kozubaev sebagai stoper, dan striker asal Ukraina, Yevgen Budnik.

“Tentu kami sangat terpukul kehilangan salah satu sosok kunci di posisi gelandang kami musim ini. Tapi hal seperti ini kan sudah lumrah di sepakbola. Ada yang datang dan pergi. Kami di Persita hanya berharap yang terbaik untuk Eldar dalam karier sepakbolanya di manapun nantinya,” tutup Nyoman.

Sementara itu, Eldar sendiri memahami situasi dunia yang sedang tidak lancar termasuk sepakbola Indonesia, akibat pandemi virus corona. Sebagai catatan, Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang gagal menggelar kompetisi pada 2020.

“Tahun ini memang semua serba luar biasa. Sayangnya, saya tidak punya banyak peluang untuk menunjukkan kemampuan saya yang sesungguhnya. Dan ini membuat saya sedih juga sebenarnya,” tutur Eldar.

“Walaupun Persita hanya sempat tampil di tiga pertandingan tahun ini, tapi saya merasakan banyak cinta dari para suporter dan saya lihat mereka sangat berdedikasi pada klub ini,” tukas pemain kelahiran 12 Januari ini.

Leave a Reply