Bandar Togel – 88 Ribu Orang Miskin Di Bogor APBD Bogor Rontok Abis

Bandar Togel – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan ada 88 ribu orang miskin baru di wilayahnya yang tidak tercatat dalam Data Terintegrasi Kesejahteraan Sosial (DTKS) mengejar epidemi virus Corona (COVID-19). Dia menyebutkan Budget Penghasilan serta Berbelanja Wilayah (APBD) Kota Bogor turut terpengaruh.

Bima menjelaskan sekitar 71 ribu keluarga tercatat dalam DTKS sebelum epidemi Corona. Sekarang, ditambah 88 ribu orang miskin baru non-DTKS karena COVID-19.

“Ada masyarakat DTKS yang sejauh ini masuk program pola pertolongan pemerintah, banyaknya 71 ribu keluarga. Sedang ada dari non-DTKS (yakni) orang miskin baru yang terserang efek COVID-19 banyaknya 88 ribu, ” kata Bima dalam dialog online DPP PAN bertopik ‘Nasib Pekerja: Terkena PHK tetapi Dilarang Mudik Lalu Bagaimana Solusinya’.

Sekarang, pemerintah kota Bogor harus memikul hidup 150 ribu keluarga miskin. Serta, menurut Bima, banyaknya tetap makin bertambah. Ada peluang 50% masyarakat Kota Bogor terpengaruh ekonomi karena epidemi Corona.

“Keseluruhan seputar 150 ribu tetapi dapat bengkak lagi. Berarti dapat nyaris 50% dari masyarakat Bogor terpengaruh ekonomi, ” katanya.

Ada perkiraan yang mengatakan jika Juli Epidemi Corona akan usai. Tetapi, Bima memandang sampai waktu itu datang, sekitar 40% APBD kota Bogor sudah terpengaruh COVID-19.

“Point ke-2 bagaimana efek COVID-19 di kota Bogor. Dari data, APBD kota Bogor rontok benar-benar rontok. Jika kita baca sampai Juli perkiraan 40% dari penghasilan asli wilayah kita akan terpengaruh, ” jelas Waketum PAN itu.

Tetapi, satu kali lagi Bima memperjelas jika epidemi Corona akan usai pada Juli hanya perkiraan. Jika semakin dari bulan Juli, efeknya akan makin besar pada penghasilan asli wilayah. Ini dikarenakan sejauh ini Kota Bogor bertopang pada bidang layanan serta pariwisata.

“Itu skrip optimistis, ditambah lagi jika skenarionya pesimis sampai Desember. Kita melihat 40% dropnya. Sedang, kota ini benar-benar bertopang pada layanan serta pariwisata, ” sebut Bima Arya.

Leave a Reply