Togel Online – Dua Nelayan Tagih Hadiah 750 Juta Temukan Sosok WNA Tiongkok Yang Hilang

Togel Online – Dua nelayan asal Teluk Bengkunat, Pesisir Barat, Lampung, Ciliang (52) serta Nandar (50) meminta janji gaji sayembara Rp 750 juta. Keduanya adalah nelayan penemu mayat masyarakat negara (WN) Tiongkok yang hilang di Pulau Sangiang November 2019 kemarin.

Ciliang serta Nandar adalah nelayan yang temukan penyelam asal Tiongkok yang diketemukan di laut Teluk Bengkunat, Pesisir Barat, Lampung pada Senin (11/11/2019). Semenjak penemuan itu keduanya belum mendapatkan uang sayembara yang dijanjikan keluarga sebesar Rp 750 juta.

Sayembara yang dipublikasikan oleh faksi keluarga sampai sekarang tidak segera terlihat bentuk uangnya. Ke-2 nelayan sampai sekarang belum dihubungi faksi keluarga walau sebenarnya hasil autopsi telah keluar.

“Saat itu kami menanti berita tentu saja jika ada sayembara itu kan mengalirkan ke kita. Belumlah ada sampai sekarang, tidak ada,” kata Ciliang pada wartawan di Cilegon, Rabu (5/2/2020).

Menurut Ciliang, fakta dia meminta uang sayembara karena di kampungnya sendiri keduanya diasingkan didituduh telah terima uang itu. Keduanya sangat terpaksa keluar dari kampung halamannya untuk menghindarkan fitnah.

“Kami digembor-gemborkan kami bisa sayembara Rp 750 juta itu, nelayan disana suudzon dengan kami berdua bersama dengan Nandar,” katanya.

Permasalahannya, waktu eksodus mayat itu Ciliang serta Nandar dibantu nelayan lain waktu proses eksodus. Oleh beberapa nelayan yang menolong itu lah keduanya dirumorkan telah mendapatkan uang sayembara.

“Saya kira semacam itu merasakan tertipu saya di lingkungan nelayan ya merasakan diasingkan seakan-akan kami terima serta menipu nelayan lainnya,” katanya.

Ciliang serta Nandar waktu berjumpa mass media dibarengi seorang pengacara, Dedi Sumbowo dari Thamrin Law Firm. Dedi menjelaskan, hasil autopsi jenazah yang diketemukan nelayan namanya Nam Wang Bingyang (51).

“Saya telephone ke keluarga Tian Yu tetapi mereka katakan bukan Tian Yu, yang diketemukan ialah Wang Bingyang. Kebetulan menurut rekanan kami di Mabes Polri yang diketemukan nelayan ini Wang Bingyang. Kebetulan orang yang diketemukan itu salah satu orang yang disayembarakan,” tuturnya.

Bila tidak ada kepastian dari faksi keluarga, kata Dedi, faksinya akan melayangkan somasi ke Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta. Bila tidak segera sukses, dia akan melayangkan tuntutan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Jika sayembara ini ialah iming-iming serta tidak jelas ini jelas tindakan menantang hukum,” tegasnya.

Leave a Reply