Angka Main – Kabar Erick Di Hantam Kabar Miring Mengenai Jiwasraya

Angka Main – Menteri BUMN Erick Thohir merepsons info usaha untuk menjatuhkan dianya melalui masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). info yang diterima Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lalu diangkat melalui tulisan panjangnya.

Erick cuma menuturkan, jabatan adalah suatu hal yang kapan saja dapat diambil.

“Saya kira ginilah jabatan itu kan suatu hal yang dapat kapan saja, yang perlu kita jadi manusianya tidak mengubah ciri-ciri kita, jati kita lantaran jabatan. Bila jabatan itu anytime,” ujarnya selesai isikan acara kuliah biasa, di Jakarta.

Awalnya, melalui tulisan panjang di account Facebook resminya, SBY berikan pandangan Jiwasraya. SBY dengar ada tekad menjatuhkan beberapa tokoh melalui parlemen dengan memanfaatkan desas-desus Jiwasraya.

Dalam sisi tulisan ‘Ada yang diincar serta ingin dijatuhkan’, SBY ceritakan bab desas-desus Jiwasraya yang kian ramai didiskusikan diawalnya Januari 2020, ditambah desas-desus Asabri. Bisik-bisik, beberapa instansi asuransi serta BUMN lain konon pun mempunyai kasus keuangan yang serius.

“Di kelompok DPR RI mulai didiskusikan tekanan untuk membuat Pansus. Maksudnya biar masalah besar Jiwasraya dapat diselidiki serta diakhiri dengan selesai. Bahkan juga, menurut beberapa anggota DPR RI dari Partai Demokrat, yang menggelora untuk membuat Pansus pun dari kelompok partai-partai penggabungan,” kata SBY.

SBY memandang tekad membuat Pansus Jiwasraya ini menarik. Terakhir, kata SBY, penggabungan simpatisan pemerintah lebih pilih panja, bukan pansus.

Ketua Biasa Partai Demokrat itu mengakui menelisik lebih dalam fakta beberapa orang yang awalnya mengidamkan pansus untuk menyidik problem Jiwasraya. Ia benar-benar terkejut dengar fakta itu.

“Sewaktu saya gali selanjutnya kenapa ada faksi yang awalnya pingin ada Pansus, saya lebih kaget . Faktanya benar-benar bikin saya ‘geleng kepala’. Ujarnya… untuk menjatuhkan beberapa tokoh,” sebut SBY.

“Ada yang ‘dibidik serta mesti jatuh’ dalam masalah Jiwasraya ini. Menteri BUMN yang lama, Rini Sumarno mesti mengenai. Menteri yang saat ini Erick Thohir mesti ditukar. Menteri Keuangan Sri Mulyani mesti memikul tanggung jawab. Presiden Jokowi mesti dihubungkan,” tambah ia.

Leave a Reply