Togel Singapore 2020 – Masyarat Kecewa Dengan Keraton Palsu Di Jateng

Togel Singapore 2020 – Ditengah-tengah hiruk-pikuk rumor politik serta ekonomi, ada hal yang menggelitik masalah hadirnya kerajaan-kerajaan baru. Belumlah ada satu pekan telah ada dua kerajaan fiktif yaitu Keraton Agung Sejagat (KAS) serta Sunda Empire-Earth Empire.

Bila disaksikan dari kaca mata ekonomi, kejadian yang berlangsung ini dipandang tunjukkan terdapatnya warga yang frustrasi. Kerajaan-kerajaan fiktif ini tawarkan keinginan baru.

“Ada tanda-tanda jika warga sedang cari keinginan baru ditengah-tengah keadaan ekonomi yang lesu. Saat ada orang hadir ngaku-ngaku raja, selanjutnya tawarkan dana Bank Dunia, serta mimpi yang fiktif-fiktif itu terus ada yang yakin, jadi pengikutnya. Itu pertanda irrational behaviour di warga,” kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira pada Togel Singapore, Jumat (17/1/2020).

Bhima memandang ada unsur yang menggerakkan timbulnya dua kerajaan baru dalam tempo yang bersisihan. Ia berprasangka buruk warga mulai frustasi.

“Mengapa timbulnya beberapa waktu akhir-akhir ini, jadi tanda pertanyaan, jangan-jangan beberapa orang frustasi lihat ekonomi sekarang, selanjutnya cari pilihan,” imbuhnya.

Sudah diketahui Sunda Empire tampil di sosial media (sosmed) selesai ramai masalah Keraton Agung Sejagat. Menyebar juga foto-foto anggota Sunda Empire dari tangkapan monitor pemilik account Facebook Renny Khairani Miller yang disangka anggota Sunda Empire.

Sesaat untuk Keraton Agung Sejagat sendiri telah dalam proses hukum. Polisi sudah tangkap ‘Raja’ Toto Santoso (42) serta ‘Permaisuri’ Fanni Amidania (41). Keduanya sudah diputuskan jadi terduga serta dikenai klausal mengenai Penipuan serta Tindakan Onar.

Beberapa penganut Keraton Agung Sejagat disuruh setor uang serta dijanjikan jabatan. Ada yang menyetor Rp 3 juta sampai Rp 110 juta untuk mendapatkan jabatan yang dijanjikan oleh sang ‘raja’ serta ‘ratu’ keraton itu. Apa modus Sunda Empire-Earth Empire sama? Ini masih dijelajahi.

Leave a Reply